Ciri-Ciri Aspal Jalanan Berkualitas Rendah

Pembangunan jalan yang berkualitas rendah tidak saja merugikan secara ekonomi, tetapi juga membahayakan setiap pengguna jalan tersebut. Kita perlu mengetahui ciri-ciri aspal jelek secara cepat untuk mencegah pembiaran kualitas aspal yang kurang baik dilakukan secara terus menerus.

Kualitas aspal jalan yang buruk bisa dicegah dengan Quality Control yang baik. Kontrol yang baik Dimulai dengan pemilihan material aspal, pencampuran hotmix, cara pemadatan aspal yang benar, dan sebagainya. Kualitas aspal bisa diuji dengan mengambil sampel dan membawanya ke laboratorium.

Sementara untuk melihat mengetahui kualitas aspal jalan yang kurang baik dapat dilakukan dengan memperhatikan ciri – cirinya secara visual, seperti:
(1) Warna aspal kurang hitam,
(2) Banyak aggregat yang lepas dari aspal jalan, dan
(3) Ada retak rambut di lokasi tertentu karena pemadatan aspal yang tidak merata dan kondisi tanah dibawahnya masih labil.

Dengan demikian, untuk mendapatkan kualitas aspal jalan yang baik harus mengikuti spesifikasi yang ditentukan baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya. Dari segi perencanaannya tentu harus mengikuti Jobmix Design yang disepakati antara kontraktor, konsultan dan Pemberi tugas. Sedangkan segi pelaksanaan harus mengikuti prosedur seperti trial pemadatan yang sudah disepakati.